Courses in Biology Department

Standart Kompetensi (Sk)

Mahasiwa mampu memahami ilmu Teratologi, zat teratogen, faktor-faktor yang mempengaruhi kelainan kongenital dapat timbul dalam sebuah kehamilan serta dapat melakukan sendiri penelitian dan pengamatan parameter berdasarkan ilmu Teratologi.

Standart Kompetensi (Sk)

Mahasiswa memiliki pemahaman konsep, kemampuan menganalisis, dan mengaplikasikannya untuk memecahkan masalah kehidupan yang terkait dengan bidang fisiologi tumbuhan    

Standart Kompetensi (SK)

Mahasiswa Mampu Memahami Prinsip-prinsip Ekologi Tumbuhan, Hubungan antara Tumbuhan dengan Lingkungan dan Kajian Keislamannya

Tujuan

Memahami susunan dan struktur organ-organ yang membangun tubuh hewan Ver- tebrata.

Materi Kuliah

Sel hewan: Jaringan dasar, jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan rawan, tulang, otot, saraf. Sistem integumen: kulit.  Sistem rangka: tengkorak, kolumna vertebralis, ver- tebrae, rusuk, sternum, gelang pektoral, gelang pelvik, anggota badan, sendi. Sistem otot.  Sistem pencernaan: saluran pencernaan, kelenjar pencernaan. Sistem perna- fasan. Sistem peredaran. Sistem ekskresi. Sistem genitalia. Sistem endokrin.

Pustaka

M. Hildebrand (1988). Analysis of Vertebrate Structure. 3rd ed. New York: John Wiley. L.C. Junquiera and J. Carnero. (1980). Basic Histolog y. 3rd ed. Tokyo: Maruzen. (Ter- jemahan dalam Bahasa Indonesia: Histologi Dasar).


Tujuan

Memahami bentuk dan struktur batang, akar, daun, dan alat-alat reproduksi termasuk yang termodifikasi serta prinsip-prinsip yang mendasarinya.

Materi Kuliah

Struktur dasar tumbuhan dan modifikasinya: Batang, bentuk dan struktur umum, modifikasi batang sehubungan dengan pola tumbuh pada tumbuhan berumbi ba- tang ; tumbuhan berakar rimpang. Tunas: macam-macam tunas, susunannya pada batang serta perilakunya yang menyebabkan pola percabangan yang berbeda-beda, konsep model arsitektur pohon: Akar: sistem akar umum, percabangan akar, berba- gai struktur dan bentuk akar nafas, akar penyokong, akar lekat Daun: daun tunggal dan daun majemuk serta kaidah untuk membedakannya, terminologi bentuk daun, filotaksis, modifikasi struktur dan bentuk daundihubungkan dengan fungsinya. Alat reproduksi: terminologi untuk bunga tunggal dan perbungaan pada Angiosperma; cara deskripsi bunga;perbandingan struktur putik dan benang sari dengan alat re- produksi pada Gymnospermae, paku,dan lumut; pembentukan spora dan gamet pada Angiospermae dan Gymnospermae. berbagai stadium embrio pada Angiospermae terminologi bentuk dan struktur buah.

Pustaka

Esau, k. 1977. Anatomy of Seed Plant.  Singapore: John Wiley  & Sons. Loveless, A.R.

1987.Prinsip-prinsip Biologi  Tumbuhan Untuk Daerah Tropik. (Terjemahan). Jakar- ta: PT. Gramedia. Tjitrosoepomo, G. 1985. Morfologi Tumbuhan. Yog yakarta: Gajah Mada  University Perss.


Tujuan

Memahami Biologi sebagai ilmu, serta kaitannya dengan ilmu-ilmu lain. Mempunyai pandangan dan penguasaan konsep dan prinsip dasar biologi secara menyeluruh. Materi Kuliah

Metode ilmiah dalam biologi. Organisasi kimia sel. Organisasi fisik: difusi, osmo- sis, imbibisi, dsb. Organisasi biologis: struktur dan fungsi sel sebagai unit dari organ- isme. Nutrisi tumbuhan, fotosintesis, klorofil, fotolisis, fiksasi CO2.  Respirasi sel; glikolisis; daur Krebs; transfer elektron; pemanfaatan energi; Vitamin dan hormon; Sistem syaraf, reseptor dan efektor;  Asas reproduksi sel, organisme dan manusia; Konsep ekosistem; Perilaku; Teori asal kehidupan melalui evolusi.

Pustaka

J.W. Kimball. (1983). Biolog y Edisi 5th ed. New York: Addison Wesley;  J.W. Kimball. (1983).  Biolog y Edisi 5. (Terjemahan). Jakarta: Erlangga.  Jilid 1, 2.3. Keeton, Wil- liam T. (1986). Biological Science. New York: W.W. Norton & Company.